Datangnya kau bersama harapan,
Membawa cahaya ke dalam hidupku,
terasa seakan terbukanya pintu pengharapan,
Namun,
semua itu bersifat sementara,
kau pergi membawa harapan,
Tinggalkan aku sendiri di lautan kegelisahan,
katanya kau akan tunggu,
Tunggu saat hatiku terbuka,
Semuanya menjadi dusta setelah kau pergi menghilang,
langkahmu ditemani hatiku yang sememangnya rapuh,
cinta? sayang?
kini aku kosong, aku sepi,
air mata yang berderai cuma hiasan ,
senyuman yang terukir cuma topeng,
Untuk menutup mata mereka,
Yang aku sudah hilang.
By:miss A
A very moving poem. Thank you for sharing.
ReplyDelete